Jumat, 28 November 2014

Artikel Bebas

EFEK KENAIKAN TARIF BBM

Pada hari Senin, 11 November yang lalu presiden baru Indonesia yaitu bapak Joko Widodo telah menetapkan kenaikan tarif BBM untuk premium dan solar. Harga bensin premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500, sedangkan untuk bahan bakar solar naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500. Kenaikan bahan bakar bersubsidi ini menimbulkan beberapa protes dan dukungan dari masyarakat Indonesia. Akan tetapi bagaimanapun juga harga bahan bakar bersubsidi ini telah naik dan sebagai warga negara yang baik kita perlu untuk menghargai keputusan yang telah dibuat oleh pemerintah karena keputusan tersebut juga telah melalui beberapa perundingan dengan pihak – pihak terkait. Banyak pihak yang kontra dengan keputusan tersebut menilai bahwa kenaikan harga BBM hanya akan semakin menyulitkan masyarakat Indonesia khususnya mereka yang kurang mampu, selain itu harga minyak dunia yang turun justru membuat masyarakat ‘mengerutkan dahi’ mengapa harga BBM bersubsidi naik. Di sisi lain pihak yang pro dengan keputusan tersebut mengatakan bahwa harga BBM di Indonesia pantas untuk naik karena harga yang terlalu murah memungkinkan banyak penyelundupan minyak keluar Indonesia.
Bagaimanapun juga tanpa melihat pihak – pihak yang pro atau kontra atas keputusan tersebut, faktanya harga BBM bersubsidi telah naik dan kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi kenaikan – kenaikan biaya pada beberapa sektor. Sebagai mahasiswa, secara pribadi saya berpendapat bahwa demonstrasi yang dilakukan oleh rekan – rekan mahasiswa akan sia – sia. Justru sebagai mahasiswa kita perlu mendampingi dan mengawasi pemerintahan yang berlangsung setelah kenaikan BBM ini karena demo hanya akan menyulitkan beberapa pihak dan hasilnya pun cenderung nol besar. Seperti biasa kenaikan tari BBM bersubsidi akan memengaruhi tarif lain, khususnya tarif angkutan umum. Saya sebagai mahasiswa yang mengambil studi di wilayah Depok turut merasakan kenaikan tarif tersebut. Namun kenaikan tarif angkutan umum di wilayah Depok dapat dikatakan wajar dan tidak diambil secara sepihak. Karena menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Gandara Budiana kenaikan tarif angkutan umum hanya akan naik sebesar Rp 500 – Rp 1.000 untuk beberapa trayek tertentu seperti yang dikutip situs Kompas. Kenaikan tarif angkutan umum tersebut telah disahkan pada hari Senin, 24 November 2014.
Kenaikan harga BBM bersubsidi memang tidak dapat dihindarkan lagi, namun banyak pihak yang menyayangkan jika kenaikan bahan bakar dilakukan di tengah harga minyak dunia yang menurun. Akan tetapi, saya pribadi yakin bahwa kenaikan harga BBM bersubsidi telah dianalisis oleh pemerintah, walaupun kita juga harus siap menghadapi kenaikan harga – harga lain seperti kenaikan harga makanan pada rumah makan, tarif angkutan umum, dan lain – lain. Sebagai warga negara yang bijak kita hanya perlu mengawasi apakah kenaikan BBM bersubsidi ini layak dilakukan, apakah alokasi dari dana subsidi ini tepat sasaran kepada sektor pendidikan dan kesehatan, serta bagaimana kinerja pemerintah setelah kenaikan harga BBM bersubsidi ini dilakukan. 

Kamis, 27 November 2014

Artikel Bebas

TARIK INVESTOR BARU, REAL MADRID SIAP MELEPAS LOGO SALIB




Klub sepak bola asal Spanyol yang telah memenangkan Liga Champions sebanyak 10 kali, yaitu Real Madrid bersedia melepas logo salib yang terdapat pada bagian mahkota logo Real Madrid. Hal ini menjadi bagian dari kesepakatan dengan salah satu bank terkemuka di Uni Emirat Arab, yaitu Abu Dhabi Bank. Desain logo tersebut sudah diresmikan dan dipakai sebagai kartu kredit dari bank Abu Dhabi. Selain itu kartu keanggotaan (nasabah) juga dapat menggunakan kartu yang berlogo Real Madrid. Presiden Real Madrid, Florentino Perez mengatakan bahwa penghilangan logo salib akan membantu klub menarik para penggemar sepak bola di Uni Emirat Arab untuk menonton pertandingan Real Madrid dan menjadi nasabah dari bank Abu Dhabi.
Seperti kebijakan pada umumnya, terdapat beberapa pihak yang pro dan kontra atas penghapusan logo salib tersebut. Beberapa pihak yang kontra dengan keputusan tersebut mengatakan bahwa logo salib sebagai logo yang melegenda atas prestasi yang diraih Real Madrid. Akan tetapi, pihak pro mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan untuk menghindari protes dari umat muslim di wilayah Uni Emirat Arab atas kerjasama dengan salah satu bank ternama di negara tersebut yaitu Abu Dhabi Bank. Seperti yang dikutip oleh majalah olahraga Spanyol, Marca, mengatakan bahwa Real Madrid akan bersedia melakukan apa saja demi mendapatkan sumber – sumber pemasukan baru mengingat mereka telah melakukan aktivitas belanja pemain secara besar – besaran dalam beberapa tahun terakhir.
Penggemar fanatik Real Madrid tidak perlu kecewa karena logo dari klub tersebut tidak akan dirombak secara keseluruhan. Namun faktanya penghapusan logo salib pada Real Madrid hanya akan dilakukan di Uni Emirat Arab sebagai bentuk kerjasama dengan Abu Dhabi Bank. Dalam launching kartu kredit tersebut hadir pula ‘manusia termahal’ dalam dunia sepak bola (ditebus oleh Madrid dari Tottenham Hotspurs sebesar €100 juta) Gareth Bale, lalu pemain binaan akademi Madrid Dani Carvajal, Toni Kroos, dan Karim Benzema. Kesepakatan yang berlangsung selama tiga tahun tersebut diungkapkan oleh Florentino Perez sebagai ‘aliansi strategis dengan salah satu lembaga paling bergengsi di dunia’ mengingat bahwa Uni Emirat Arab sebagai negara kaya dengan penghasilan utamanya berasal dari minyak bumi dan pertambangan.

Artikel Bebas

RANCANGAN ATURAN BARU DEPARTEMEN PERIKANAN BUAT THAILAND GERAH

Susi Pudjiastuti belakangan menjadi perbincangan di berbagai kalangan. Alasannya adalah ia memiliki penampilan yang ‘nyentrik’ terlebih ia adalah seorang menteri Kelautan dan Perikanan. Namun ternyata ia membuktikan bahwa penampilan bukanlah segalanya, ia kini membuat masyarakat semakin yakin akan sepak terjangnya di dunia kelautan dan perikanan. Hal tersebut diawali dengan adanya rancangan peraturan baru yang akan segera diresmikan untuk mencegah maraknya illegal fishing yang dilakukan di perairan Indonesia.
Thailand yang merupakan salah satu importir ikan dari Indonesia mengaku selalu memonitor undang – undang yang akan dibahas oleh menteri Kelautan & Perikanan, Susi Pudjiastuti. Diakui oleh Dirjen Departemen Perikanan, Joompol Sanguansin, dirinya juga terus memantau keadaan dan perubahan undang – undang perikanan Indonesia. Pasalnya bocoran dari undang – undang yang akan segera diresmikan berisi hal – hal yang terkait penerbitan lisensi penangkapan ikan dan kuota penangkapan ikan yang boleh ditangkap pada perairan Indonesia. Selain itu, peraturan yan baru berencana untuk membuat suatu regulasi bahwa ikan yang ditangkap di Indonesia harus diproses di Indonesia terlebih dahulu sebelum diekspor ke berbagai negara lain. Beberapa hal tersebut yang mungkin menjadi beban bagi Thailand mengingat mereka adalah salah satu importir ikan terbesar bagi Indonesia. Peraturan tersebut memungkinkan mereka akan memakan waktu lebih lama dalam pengiriman ikan dan akan lebih banyak memakan biaya dibanding sebelum peraturan tersebut dibuat.
Seperti yang dilaporkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) bahwa Indonesia telah mengalami kerugian sebesar Rp 30 triliun akibat dari perdagangan dan penangkapan ikan secara illegal. Bahkan presiden Indonesia saat ini yaitu bapak Joko Widodo memprediksi Indonesia akan mengalami kerugian sebanyak Rp 300 triliun untuk beberapa waktu ke depan jika regulasi baru tidak segera dibuat untuk menjaga kekayaan alam Indonesia khususnya di wilayah perairan.

Artikel Bebas

MEREBAKNYA SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA

Tidak dapat dipungkiri bahwa bergaul selain dapat menambah teman, juga dapat berbagi informasi bahkan dapat menghilangkan rasa penat serta bosan di kala waktu senggang. Namun pergaulan yang melebihi tata aturan atau norma dan intensitas bertemu antara pihak – pihak yang bergaul serta beelainan jenis (dalam hal ini berlainan jenis kelamin). Pada saat ini kemajuan teknologi juga memiliki dampak positif dan negatif. Namun ironisnya justru remaja khususnya kota – kota besar di Indonesia lebih terkena dampak negatifnya. Salah satu dampak negatif dari kemajuan teknologi adalah mudahnya mengakses situs – situs terlarang (yang mengandung unsur pornografi). Hal tersebut seakan menjadi dasar maraknya seks bebas di kalangan remaja Indonesia.
Seperti yang dikutip dari situs http://kepri.bkkbn.go.id bahwa sebagian remaja putri di kota – kota besar Indonesia telah kehilangan keperawanan, bahkan yang paling mencengangkan bahwa mereka melakukan hubungan seks pra nikah pada rentang usia 18 – 23 tahun. Data yang dikumpulkan oleh BKKBN pada tahun 2010 bahwa remaja putri di kota Surabaya sebanyak 54% telah hilang keperawanannya, Bandung 47%, Medan 52% , dan Jakarta yang melebihi angka 60%. Hal tersebut memang masih diragukan validitasnya karena hanya dilakukan wawancara secara eksklusif, tidak melalui tes medis lebih lanjut. Namun bagaimanapun juga hal tersebut merupakan sebuah ancaman di negara yang menjunjung tinggi nilai keagamaan.
Seks bebas di kalangan remaja ternyata menjadi sebuah parameter seberapa ‘gaul’ remaja tersebut ataupun seberapa sayang kepada sang kekasih, namun pada dasarnya hubungan seksual memiliki nilai esensial yang harus dimengerti. Hubungan seksual tidak hanya dilakukakan semata – mata untuk memuaskan hasrat sesaat, akan tetapi jika dilakukan secara halal melalui jalur pernikahan hal tersebut adalah sebuah ibadah dan berkah. Pendidikan agama dan pendidikan seks bisa menjadi solusi menghilangkan atau setidaknya meminimalisir terjadinya seks bebas. Terkadang pendidikan seks bebas menjadi sesuatu yang dianggap tabu bagi para wali murid di sekolah. Namun pada dasarnya pendidikan seks justru mengajarkan tentang batasan pergaulan terhadap lawan jenis, organ – organ reproduksi yang harus dijaga, dan bagaimana cara menjaga kesehatan pada organ reproduksi. Hal tersebut bisa disosialisasikan melalui pendidikan seks namun harus dipastikan bahwa para pengajar memberikan materi sesuai topic dan tidak berlebihan.
Muara dari masalah maraknya seks bebas adalah penyakit HIV/AIDS terlebih jika para pelakunya mengonsumsi narkoba. Keinginan untuk terus diakui eksistensinya adalah hal yang mendorong para remaja melakukan hal – hal ‘gila’ dan cenderung negatif. Pastinya tidak semua remaja melakukan hal tersebut akan tetapi pendidikan moral yang justru dibangun dari lingkungan keluarga adalah pendidikan paling efektif untuk menghindarkan remaja dari perilaku menyimpang.

Artikel Bebas

MENGASAH KEMAMPUAN BERORGANISASI

Ada pepatah yang mengatakan bahwa ‘Pengalaman adalah guru yang yang sangat berharga’ sehingga pepatah ini yang mendorong saya untuk membuat suatu pengalaman baru sekaligus menjadi mahasiswa yang aktif dalam perkuliahan dan organisasi. Ikut serta dalam sebuah organisasi adalah pengalaman baru bagi saya karena pada sekolah formal saya tidak pernah ‘mencicipi’ pengalaman berorganisasi. Alasan utama saya ingin berkecimpung ke dalam sebuah organisasi adalah mencari pengalaman dan teman baru pada umumnya, selain itu alasan khususnya adalah saya sangat ingin mengasah kemampuan berorganisasi. Karena dalam kegiatan perkuliahan pada universitas hanya akan diberikan pelajaran yang bersifat akademik atau hardskill sedangkan kegiatan tentang mengasah kemampuan berorganisasi hanya akan di dapat di luar perkuliahan.
Pada hari Sabtu (11/10) yang lalu semua mimpi dan keinginan saya untuk memasuki dunia organisasi dimulai melalui tes seleksi masuk Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer & Teknologi Informasi (BEM FIKTI). Di saat yang bersamaan digelar pula seminar yang bertemakan teknologi, hal itu cukup membuat konflik dalam batin. Karena sebagai mahasiswa jurusan Sistem Informasi melewatkan seminar yang bertema teknologi adalah kehilangan besar menurut pendapat saya secar pribadi. Namun jika saya harus melewatkan tes seleksi masuk BEM FIKTI, saya juga harus melewatkan keinginan saya untuk masuk ke dalam sebuah organisasi formal yang didukung oleh universitas. Akhirnya saya mengorbankan seminar dan melanjutkan langkah menuju gedung D414 untuk mengikuti tes seleksi rekrutmen (open recruitment) BEM FIKTI. Pesertanya pun cukup banyak mungkin sekitar lebih dari 50 orang, namun sejujurnya hal itu tidak merusak konsentrasi ataupun membuat saya menjadi rendah diri. Di saat seperti ini justru saya harus menghadapi tantangan dan menunjukkan bahwa saya pantas untuk berada dalam organisasi tersebut.
Pada saat itu tes awal yang ‘disuguhkan’ adalah tes mengenai birokrasi kampus. Setidaknya tes tersebut membuat saya membuka mata tentang apa saja yang ada di dalam universitas Gunadarma. Pertanyaan dalam tes tersebut meliputi tentang dimana saja letak kampus Gunadarma, nama – nama petinggi Gunadarma beserta gelarnya, dan pertanyaan tentang divisi – divisi BEM FIKTI jika mengadakan suatu acara dan bagaimana langkah – langkah yang perlu diambil. Saya merasa sudah memiliki cukup pertanyaan namun bagaimanapun ada beberapa pertanyaan yang sempat tidak terjawab dengan keterbatasan pengetahuan yang saya miliki. Setelah tes tahap pertama sudah saya lewati, selanjutnya tes tahap kedua adalah public speaking. Sebagai anggota organisasi cepat atau lambat akan berbicara di depan umum dan hal tersebut lazim dilakukan. Sehingga tes tersebut memungkinkan kita harus komunikatif kepada masyarakat luas jika nantinya kita menjadi salah satu bagian dalam BEM FIKTI. Sejujurnya tes ini merupakan tes yang menjadi favorit saya karena saya senang berbicara di depan umum dan akan terus mengasah kemampuan untuk itu. Tidak hanya berbicara di depan umum, tes tersebut membuat kita harus beradu argument (debat) dengan peserta oprec BEM FIKTI yang lain. Tetapi tenang, debat ini tidak bersifat keras ataupun debat kusir. Debat ini berjalan sesuai dengan tata tertib yang ada.
Setelah debat itu dilaksanakan, ternyata masih ada tahap ketiga dalam open recruitment tersebut. Tes terakhir adalah wawancara dengan senior ataupun petinggi BEM FIKTI. Cukup menegangkan dalam tes ini, terlebih saya interview langsung dengan ketua BEM FIKTI yaitu Faizal Hafiz. Namun sekali lagi bahwa saya tidak akan gentar sebelum melakukan yang terbaik. Dalam segala kegiatan yang kita lakukan percaya diri adalah suatu kewajiban, namun tidak berlebihan. Beberapa pertanyaan pun dilontarkan oleh kak Faizal (begitu saya menyapanya) namun pertanyaan tersebut tidak akan jelaskan secara ‘gamblang’ karena bersifat pribadi. Singkat cerita ia hanya mengatakan bahwa hasil tes rekrutmen pada hari itu dapat dilihat di website resmi BEM FIKTI Universitas Gunadarma.
Cukup munafik jika saya mengatakan tidak ‘deg – degan’ bagaimanapun juga ini adalah kali pertama saya mengikuti tes sebuah organisasi dari universitas. Ternyata hanya selang satu hari, yaitu pada hari Minggu (12/10) pengumuman peserta open recruitment. Saya mendapatkan informasi itu pertama kali dari twitter resmi BEM FIKTI yang langsung melanjutkan ke laman website resmi BEM FIKTI.



           Saya sangat bersukur kepada Allah SWT, terlihat sepele memang bagi sebagian orang. Namun bagi saya bisa menjadi bagian dari BEM FIKTI adalah keinginan saya yang terwujud. Karena kami tidak hanya bekerja, namun kami adalah kelurga. Kami adalah BEM FIKTI ‘Be different, be better’.     

Rabu, 26 November 2014

Resume Kelompok 1

ARTI PENTING ORGANISASI DALAM BERMASYARAKAT

Disadari atau tidak organisasi tebentuk di saat kita bergaul, berkumpul, maupun belajar. Sehingga pada dasarnya organisasi telah melekat pada diri kita masing – masing. Definisi dari organisasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah suatu perkumpulan/kelompok yang di dalamnya terdiri dari 2 atau lebih anggota dan memiliki tujuan yang sama. Biasanya dalam organisasi resmi terapat beberapa bagian yang biasa disebut sebagai divisi. Divisi – divisi tersebut saling terintegrasi dan berkoneksi untuk mencapi tujuan organisasi tersebut.
Meskipun setiap organisasi memiliki tujuan yang berbeda, akan tetapi pada dasarnya setiap organisasi memiliki prinsip yang sama. Prinsip – prinsip tersebut adalah adanya kepemimpinan, adanya pembagian tugas, dan masing – masing anggota harus memiliki sifat tanggung jawab kepada organisasi tersebut. Organisasi juga dapat menyalurkan aspirasi pada masyarakat sehingga berkembanglah organisasi formal dan organisasi informal.
A.    Organisasi Formal
Adalah suatu perkumpulan yang memiliki struktur kepengurusan, hubungan otoritas, kekuasaan, dan tanggung jawab yang baik. Selain itu, organisasi formal memiliki suatu kekuatan hukum yang juga diresmikan oleh badan hukum.
Contoh         : Sekolah, universitas, perusahaan berskala internasional, dan lain – lain.

B.     Organisasi Informal
Perkumpulan 2 anggota atau lebih yang secara sadar atau tidak disadari membentuk suatu organisasi dan melakukan aktifitas sesuai dengan keinginan bersama. Organisasi informal biasanya tidak memiliki struktur khusus dalam kepengurusan organisasi tersebut, sehingga organisasi informal biasa disebut dengan perkumpulan saja.
Contoh         : Arisan yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa.



Pertanyaan      :
1.      Bagaimana tanggapan anda tentang organisasi yang menyimpang?
Pada umummnya organisasi dibentuk dengan tujuan dan arah yang jelas jika terdapat organisasi menyimpang, maka yang menjadi sumber masalahnya ada pada anggota – anggota pada organisasi tersebut.

·         Tanggapan
Organisasi menyimpang tidak selalu dapat disalahkan dari salah seorang anggota atau lebih yang melakukan kegiatan menyimpang. Tidak dapat dipungkiri bahwa hadirnya organisasi menyimpang juga didasari oleh tujuan awal organisasi yang tidak baik ditambah dengan berkumpulnya para anggota yang juga menyimpang.

2.      Pada saat ini dengan kemajuan teknologi yang ada, organisasi tidak selalu dengan bertatap muka. Apa tanggapan kalian tentang hal tersebut?
Dengan adanya kemajuan teknologi memungkinkan berunding dan bertukar pikiran dalam sebuah rapat organisasi melalui media sosial. Hal tersebut sangat efektif dan dapat memperlancar kinerja suatu organisasi.

·         Tanggapan
Bertukar pikiran melalui media sosial dalam suatu rapat organisasi memang cukup efektif dan efisien, tetapi jelas bahwa kita tidak boleh diperdaya oleh teknologi. Pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial dan memerlukan komunikasi langsung antar sesame manusia.

3.      Sebutkan contoh organisasi informal!
Pemuda Pancasila, 234 SC, KOMUNITAS, dan lain – lain.

·         Tanggapan
Seperti definisi dari organisasi informal yaitu secara sadar atau tidak sadar membentuk organisasi. Perbedaan dari organisasi informal dan formal terletak pada adanya struktur kepengurusan dan memiliki kekuatan hukum. Contoh yang diberikan di atas adalah organisasi yang dapat dikatakan organisasi semi formal karena struktur kepengurusannya sudah jelas, akan tetapi tidak memiliki kekuatan/izin hukum yang jelas.

4.      Sebutkan contoh organisasi formal?
BEM, FPI, dan lain – lain.

·         Tanggapan
Tentunya BEM memiliki kekuatan hukum yang didukung oleh universitas, sedangkan untuk FPI saya tidak mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kekuatan hukum yang dimiliki. Namun FPI tentunya juga memiliki struktur kepengurusan yang jelas.

5.      Sebutkan contoh organisasi yang bergerak di bidang sosial!
SAR, Posyandu, dan lain – lain.

·         Tanggapan
Selain contoh di atas, masih ada contoh organisasi yang bergerak di bidang sosial. Salah satu yang palin ternama di Indonesia adalah Palang Merah Indonesia (PMI).

Resume Kelompok 2

KONFLIK DI DALAM ORGANISASI

Pada dasarnya definisi konflik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah perselisihan atau pertentangan di antara 2 pihak yang saling beradu argumen dan pihak yang bertikai beradu kekuatan untuk menyingkirkan pihak yang lain. Di dalam sebuah organisasi cepat atau lambat pasti akan timbul suatu konflik dan hal tersebut dianggap suatu hal yang normal jika konflik yang terjadi tidak mengganggu tujuan organisasi secara keseluruhan. Pada umumnya konflik yang terjadi pada organisasi terjadi akibat adanya perbedaaan pendapat/pemikiran masing – masing individu ataupun rasa ego dari setiap individu dalam organisasi tersebut yang tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain itu, perubahan pola pikir yang terjadi secara tiba – tiba juga dapat menimbulkan konflik karena hal tersebut dapat mengganggu konsistensi dan keberhasilan yang menjadi tujuan organisasi.
Setiap konflik yang terjadi pada organisasi pasti memiliki solusi untuk menetralisir agar komunikasi antara pihak – pihak yang bertikai dapat menjalin komunikasi menjadi lebih baik. Terdapat beberapa cara untuk menyelesaikan konflik yang akan diuraikan di bawah ini.
A.    Intregating (Problem Solving)
Seperti nama dari cara tersebut, cara ini dapat dilakukan untuk menyatukan kembali pihak – pihak yang bertikai melalui mengidentifikasi suatu masalah lalu menyelesaikan masalah tersebut secara bersama – sama.

B.     Obliging (Smoothing)
Melalui cara ini suatu organisasi yang di dalamnya terdapat pihak – pihak yang bertikai untuk bekerja sama dengan pihak lain agar membantu organisasi tersebut menyelesaikan konflik yang ada.

C.     Dominating (Forcing)
Cara ini biasa digunakan oleh para pemimpin suatu organisasi. Pemimpin harus bisa mendominasi anggota yang bertikai dan menjalankan taktik untuk menyelesaikan masalah agar konflik yang terjadi tidak menyebar kepada anggota yang lain.

D.    Avoding (Menghindar)
Terkadang dalam beberapa masalah atau konflik, salah satu cara terbaik yang dapat dilakukan oleh pihak yang bertikai adalah menghindar dari pihak yang menjadi lawan dalam pertikaian tersebut. Tidak bermaksud untuk menghindar dari suatu masalah, akan tetapi pihak – pihak yang bertikai diharapkan dapat menenangkan diri satu sama lain.

E.     Compromising (Berkompromi)
Cara ini merupakan salah satu cara yang biasa digunakan di Indonesia. Pihak – pihak yang bertikai dipertemukan dengan pemimpin organisasi agar dapat dilakukan suatu masalah dengan cara berkompromi.


Pertanyaan      :

1. Berikan contoh konflik dalam organisasi dan bagaimana cara menanganinya?
Contoh konfliknya adalah perbedaan pendapat tentang pemilihan ketua organisasi yang baru. Cara untuk menyelesaikan konflik tersebut bisa menggunakan cara yang sudah dijelaskan di atas, yaitu Integrating, Obliging, Dominating, Avoiding, dan Compromising.

·         Tanggapan
Seperti contoh konflik tersebut hal itu merupakan salah satu contoh konflik kecil dalam suatu organisasi. Cara terbaik yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah Integrating dan Compromising. Karena melalui cara tersebut kita dapat menyatukan anggota – anggota organisasi sekaligus berunding untuk menentukan jalan yang terbaik.

2.      Bagaimana tanggapan kalian tentang sidang saat pemilihan ketua DPR?
Tanggapan kami adalah seharusnya wakil rakyat bisa menjaga sikap mereka agar dapat dicontoh oleh masyarakat Indonesia. Selain itu seharusnya mereka juga dapat menaati tata tertib saat sidang agar sidang tersebut dapat berjalan dengan baik.

·         Tanggapan
Pada dasarnya untuk mengemukakan pendapaat saat rapat organisasi terlebih sidang terdapat aturan agar rapat yang sedang berlangsung berjalan dengan baik dan mencapai tujuan organisasi.

3. Bagaimana dampak organisasi jika dalam menyelesaikan konflik menggunakan cara Problem Solving?
Dampaknya sangat tidak baik dalam organisasi karena dengan cara ini menyelesaikan konflik memerlukan waktu yang lebih lama. Cara ini mengharuskan organisasi untuk mengidentifikasi masalah, memertimbangkan, dan menganalisa masalah terlebih dahulu.

·         Tanggapan
Cara terebut tetap berdampak baik terhadap organisasi karena dapat menyelesaikan masalah tepat pada sumbernya. Hanya saja memang cara ini memerlukan waktu yang lebih lama disbanding cara yang lain untuk menyelesaikan masalah.

4.     Menurut kalian apakah tindakan Ahok untuk meninggalkan partai Gerindra dapat dibenarkan atau tidak?
Dapat dibenarkan karena walaupun dalam pemilihan cagub – cawagub Ahok diusung oleh partai Gerindra, akan tetapi secara khusus Jokowi – Ahok dipilih langsung oleh warga Jakarta.

·         Tanggapan
Saya pikir untuk masalah politik saya secara pribadi tidak bisa menanggapi hal tersebut lebih dalam karena dimungkinkan dapat menyinggung pihak – pihak tertentu.

5.    Manakah cara yang paling efektif untuk menyelesaikan masalah diantara 5 cara yang telah disebutkan?
Menurut kami cara yang paling efektif dan lazim digunakan di Indonesia adalah Integrating dan Compromising.

·         Tanggapan
Masing – masing cara memiliki fungsi dan tingkat efektivitas yang bergantung pada seberapa besar masalah yang terjadi.